Dapatkan info terbaru via Facebook. Silahkan klik LIKE / SUKA.

Powered By Blogger Widgets and warungbelajar

Kamis, 05 Juli 2012

permasalahan design pada sistem paging

Permasalahan dalam design pada sistem paging ya  itu yang akan kita bahas dalam artikel kali ini , ukey kita mulai saja ya agan agan :D


- Masalah-masalah utama dalam sistem paging

1. Working set model.
2. Kebijaksanaan penggantian lokal vs global.
3. Frekuensi page fault.
4. Ukuran page.

- Working set model
Prinsip lokalitas
Prinsip lokalitas adalah proses-proses cenderung mengacu menyimpan secara tak seragam,mempunyai pola-pola sangat setempat.
Terdapat dua jenis lokalitas,yaitu ;
* Lokalitas berdasar waktu ( temporal locality )
* Lokalitas menurut ruang ( spatial locality )


- Working set model of program behavior
Himpunan kerja secara informal didefinisikan sebagai kumpulan page proses yang secara aktif diacu. Danning menyatakan bahwea agar suatu program berjalan secara efisien,himpunan kerja harus dijaga berada dimemori utama. Selain itu akan terjadi aktifitas page fault yang berlebihan.

- Prinsip-prinsip working set model
Prinsip yang digunakan adalah melacak dan menjamin himpunan kerja yang tedapat di memori sebelum proses dijalankan.

- Kebijaksanaan penggantian lokal vs global
Terdapat dua cara pendekatan untuk mengganti page,yaitu;
* Penggantian page lokal adalah page yang dipilih untuk diganti hanya pada partisi dimana proses diletakkan.
* Penggantian global adalah page yang dipilih untuk diganti adalah tempat kosong dengan tidak mempedulikan partisi proses. Dengan penggantian global,page fault satu proses dapat dilayani dengan memindahkan page yang dimiliki proses lain.

- Frekunsi page fault
Untuk satu kelas besar algoritma penggantian page diketahui frekuensi page fault menurun begitu page memori fisik lebih banyak. Bila proses melampaui ambang atas frekunsi page fault maka dialokasikan page memori fisik untuk proses itu lebih banyak.

- Ukuran page
Ukuran page ditentukan perancang sistem operasi. Ukuran page harus ditentukan agar sistem berkelakuan optimal. Penentuan ukuran page memerlukan penilaian pemahaman mendalam perangkat keras,perngkat lunak,dan aplikasi sistem.

- Masalah-masalah implementasi sistem paging

Perancang sistem paging berurusan beragam implementasi sistem paging,antara lain;
• Backup instruksi yang terakhir dijalankan sebelum terjadi page fault.
• Buffer perangkat masukan/keluaran (penguncian page di memori).
• Page yang dipakai bersama.
• Backing store.
• Paging daemons.
• Penanganan page fault (page fault handling)

- Backup instruksi
Bila terjadi page fault berarti sebagian instruksi telah dijalankan. Pengkopian program counter dan informasi register-register pemroses harus dilakukan. Setelah penggantian page selesai maka instruksi yang menyebabkan page fault dapat dijalankan kembali dengan konteksnya.
Masalah yang harus diatasi adalah untuk mengulangi instruksi,sistem harus menentukan byte pertama instruksi.

- Buffer I/O (penguncian page di memori)
Penggantian page akan menimbulkan masalah mengacaukan proses yang melakukan operasi masukan/keluaran jika:

• Buffer perangkat masukan/keluaran ikut tergusur.
• Adanya Buffer satu perangkat masukan/keluaran menjadi rangkap.

- Pemakaian page bersama
Bila beberapa pemakai menggunakan program yang sama maka terjadi perangkapan page (page yang sama terdapat dibanyak dibagian memori). Lebih efisien bila menggunakan page secara bersama,menghindari keharusan mompunyai copyan-copyan page yang sama disaat yang sama.

- Backing store
Masalah lain adalah menyangkut dimana diletakkan page yang keluar dari memosi utama. Terdapat beragam algoritma untuk mengatasi hal ini yaitu:
• Menggunakan ruang penggantian khusus.
• Dialokasikan berdasarkan kebutuhan.

- Paging daemons
Paging bekerja bagus saat terdapat banyak page frame bebas yang dapat diklaim begitu page fault terjadi. Jika setiap page frame penuh dan telah dimodifikasi,sebelum page baru dimasukan,page lama harus ditulis lebih dulu ke disk.
Untuk menjamin suplai page frame yang banyak,sistem paging biasanya mempunyai proses background yang disebut page daemons.

- Penangan page fault (page fault handling)
Implementasi sistem paging harus mengatasi rincian-rincian aksi yang harus dilakukan saat terjadi page fault.

Jika anda suka dengan artikel di blog ini.Silahkan berlangganan GRATIS via EMAIL.Isi alamat email anda di bawah ini

Masukkan Email anda disini:

Delivered by FeedBurner

Baca Artikel Menarik Lainnya Gan

1 komentar:

Indra Firmansyah M. mengatakan...

Mantap Gan :D Terima kasih , Ini membantu Tugas Saya ;) , Salam Kenal

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Coupons