Tutorial Belajar PHP Part 29 – Mengenal Class, Property, Method, dan Object pada Pemrograman Berbasis Object di PHP

Selamat datang di tutorial warung belajar, melanjutkan pembahasan mengenai seri tutorial PHP, sampai di part 29 kita akan belajar mengenai OOP di PHP.

Baik kita akan mulai untuk membahas apa sih itu OOP.

Kalau dilihat dari website Wikipedia OOP itu :

merupakan paradigma pemrograman berdasarkan konsep “objek”, yang dapat berisi data, dalam bentuk field atau dikenal juga sebagai atribut; serta kode, dalam bentuk fungsi/prosedur atau dikenal juga sebagai method. Semua data dan fungsi di dalam paradigma ini dibungkus dalam kelas-kelas atau objek-objek. Bandingkan dengan logika pemrograman terstruktur. Setiap objek dapat menerima pesan, memproses data, dan mengirim pesan ke objek lainnya,

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Pemrograman_berorientasi_objek

Read More

cara membuat validasi form di php

Tutorial Belajar PHP Part 28 – Cara Membuat Validasi Form di PHP

Selamat datang di tutorial warung belajar, melanjutkan pembahasan dari seri tutorial php, dalam tutorial part 28 kita akan membahas mengenai cara membuat validasi form di php.

Validasi form digunakan untuk memeriksa apakah inputan user dibagian form agar sesuai dengan yang ditentukan oleh aplikasi, terdapat 2 jenis validasi form yang bisa anda gunakan pada aplikasi web yang anda buat, antara lain :

  • Validasi di sisi client, validasi ini dilakukan di sisi browser, anda bisa menggunakan perintah di HTML untuk melakukan validasi di sisi client, silahkan baca tutorial kami sebelumnya mengenai Membuat form validasi dengan HTML 5
  • Validasi di sisi server, validasi ini dilakukan setelah data diterima oleh server, pengecekan validasi data dilakukan oleh program di sisi server, seperti menggunakan php yang akan kita bahas kali ini.

Form validasi ini sangat diperlukan pada saat anda membuat form dalam sebuah aplikasi, karena anda harus mengatur inputan yang harus diisikan oleh pengguna aplikasi serta datanya juga harus sesuai yang ditentukan oleh sistem, semisal inputan nama tidak boleh kosong, inputan email harus valid, atau inputan yang hanya boleh diisi oleh angka saja seperti nomor telp, dan beberapa validasi form yang lain. Read More

Penanganan Form di PHP

Tutorial Belajar PHP Part 27 – Penanganan Form di PHP

Selamat datang di warung belajar, melanjutkan pembahasan seri tutorial PHP, dalam tutorial kali ini kita akan membahas mengenai penanganan form di PHP, seperti bagaimana cara php menangkap inputan form, serta bagaimana php menampilkan inputan form.

Pada masa sekarang hampir semua web memiliki form, seperti form login, form pendaftaran, ataupun form transaksi, karena itu peran form pada sebuah web sangatlah penting.

Untuk membuat form anda dapat membuatnya menggunakan HTML, CSS, serta sentuhan Javascript jika memang dibutuhkan, tapi di tutorial ini kita tidak membahas bagaimana pembuatan form dengan HTML, CSS, dan Javascript.

Kita akan lebih membahas mengenai bagaimana PHP menangani inputan dari form, contohnya seperti bagaimana cara menangkap inputan form, serta menampilkan inputan form, jika anda ingin belajar mengenai bagaimana membuat form bisa melihat tutorial kami sebelumnya cara membuat form di html

Read More

Tutorial Belajar PHP Part 26 – Cara Menampilkan tanggal dan waktu di PHP

Selamat datang di warung belajar, melanjutkan pembahasan mengenai seri tutorial PHP, di part 26 kita akan membahas mengenai cara menampilkan tanggal dan waktu di PHP, untuk menampilkan tanggal dan waktu di PHP anda dapat menggunakan fungsi bawaan dari php yaitu fungsi date(), fungsi ini akan mengambil tanggal dan waktu sesuai tanggal dan waktu di server, anda juga dapat mengatur format dari tanggal dan waktu yang akan ditampilkan.

Read More

Tutorial Belajar PHP Part 25 – Mengenal fungsi Include dan Require pada PHP

Selamat datang di seri tutorial PHP, melanjutkan pembahasan sudah sampai di part ke – 25, kali ini warung belajar akan membahas mengenai fungsi bawaan php yaitu fungsi include dan fungsi require.

Fungsi include dan fungsi require digunakan untuk menyisipkan file php kedalam file php lainnya, kedua fungsi ini bisa anda manfaatkan ketika ada skrip yang akan digunakan berulang kali, anda tidak perlu menuliskan skrip tersebut setiap anda menggunakan skripnya, anda tinggal menuliskannya sekali di sebuah file php, dan ketika membutuhkan skrip tersebut anda tinggal menyisipkan file php tersebut dengan menggunakan fungsi include ataupun fungsi require.

Read More