Tutorial Belajar PHP Part 22 – Konversi Array menjadi String PHP dengan Fungsi Implode

Selamat datang di tutorial warung belajar, melanjutkan pembahasan tutorial php sampai di part 22, pada part ini kita akan membahas mengenai fungsi implode yang digunakan untuk menggabungkan nilai element dari array menjadi string.

Maksud dari menggabungkan nilai element array menjadi string, contohnya seperti berikut ini :

kita memiliki array dengan nama $buah, untuk isi array adalah seperti berikut ini :

  • $buah[‘0’] = “jeruk”;
  • $buah[‘1’] = “apel”;
  • $buah[‘2’] = “anggur”;

diatas terdapat 3 element pada array $buah, lalu kita ingin merubahnya menjadi string “jeruk apel anggur”, anda bisa menggabungkan nilai element array menjadi string dengan menggunakan fungsi implode.

 

 

Mengenal Fungsi Implode di PHP

Fungsi implode() adalah salah satu fungsi bawaan php yang digunakan untuk menggabungkan nilai dari element array menjadi string, untuk format penulisan fungsi implode() adalah sebagai berikut :

Keterangan :

  • Hasil dari fungsi implode adalah string
  • Argumen pertama diisi oleh value dengan tipe data string($x) yang berfungsi sebagai karakter penyatu value dari element array
  • Argumen kedua diisi dengan array ($y), masing – masing nilai dari element array ini akan digabungkan dengan pemisah Argumen pertama ($x)

 

Untuk lebih memahami perhatikan contoh skrip dibawah ini :

Hasilnya adalah seperti berikut ini :

Keterangan :

  • Pada Line 2 kita buat sebuah array dengan nama $buah, didalamnya terdapat 5 element array yang berisi nama nama buah.
  • Pada Line 3 kita menggunakan fungsi implode, argumen pertama adalah karakter “, ” dan argumen kedua adalah array $buah, dan hasil implode ini disimpan didalam variabel $hasil_buah
  • Pada Line 4 kita menampilkan isi dari variabel $hasil_buah, hasilnya akan menampilkan seluruh nilai dari element array $buah, dengan pemisah karakter “, “
  • Pada Line 9 kita menggunakan lagi fungsi implode, argumen pertama adalah karakter ” – “, dan argumen kedua adalah array $sayur yang dibuat di Line 8, hasil implode disimpan di variabel $hasil_sayur
  • Pada Line 10 kita menampilkan isi dari variabel $hasil_sayur, hasilnya akan menampilkan seluruh nilai dari element array $sayur, dengan pemisah karakter ” – “

 

Jadi intinya adalah argumen pertama sebagai karakter pemisah antar value element array, dan argumen kedua adalah array yang akan digabungkan nilai elemennya.

PHP juga memperboleh anda untuk menggunakan fungsi implode dengan 1 argumen saja, argumen yang harus ada adalah argumen kedua, yang berisi array yang nilai elementnya akan digabungkan, untuk contoh perhatikan skrip dibawah ini :

Hasilnya adalah sebagai berikut :

Keterangan :

  • Pada Line 2 kita membuat variabel $buah yang merupakan array dengan beberapa element didalamnya
  • Pada Line 3 kita menggunakan fungsi implode dengan argumen array $buah, dan hasil implode disimpan di dalam variabel $hasil.
  • Maka hasilnya ketika nilai dari variabel $hasil ditampilkan akan menampilkan tulisan seperti gambar diatas, nilai dari masing – masing element array $buah akan ditampilkan tanpa adanya pemisah, karena kita hanya memberikan 1 argumen saja pada saat menggunakan fungsi implode (Line 3) yaitu argumen array yang nilainya akan digabung.

 

Jadi secara sederhana fungsi implode ini adalah kebalikan dari fungsi explode yang telah kita bahas di tutorial php part 21 mengenal fungsi explode, jika fungsi explode digunakan untuk konversi string ke array, implode digunakan untuk konversi dari array ke string.

Baik sekian dulu tutorial php part 22, kita telah membahas mengenai fungsi implode(), jika ada yang didiskusikan silahkan di kolom komentar, sekian dulu sampai jumpa ditutorial berikutnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *