Tutorial Belajar PHP Part 18 – Mengenal Struktur Perulangan Foreach di PHP

Selamat datang lagi di tutorial warung belajar, dalam tutorial ini kita melanjutkan seri tutorial php, setelah dalam tutorial sebelumnya kita telah membahas mengenai struktur perulangan seperti for, while – do, do while, kali ini kita akan membahas mengenai foreach.

Foreach adalah perulangan yang khusus digunakan untuk array, untuk pembahasan array bisa anda pelajari di mengenal array di php.

Perhatikan contoh dibawah ini, kita akan coba untuk menampilkan data dari array dengan menggunakan perulangan for dan foreach dan perhatikan perbedaannya, contohnya adalah sebagai berikut :

Menampilkan isi array dengan perintah for :

Hasilnya :

Karena jumlah data di array $buah adalah 5, sehingga untuk counter $i dimulai dengan value 0, dan akan melakukan perulangan jika nilai variabel $i kurang dari 5, sehingga menampilkan seluruh data pada array $buah.

 

Menampilkan isi array dengan perintah foreach :

Hasilnya adalah sebagai berikut :

Hasilnya juga akan menampilkan seluruh data dari array $buah, kalau kita melihat skrip dari perulangan foreach lebih singkat daripada kita menggunakan perulangan.

 

Menampilkan data array associative dengan foreach : 

Hasilnya adalah :

Perbedaan dari cara sebelumnya, jika anda ingin menampilkan isi data dari array associative, anda tinggal menggunakan tanda panah kearah kanan =>, yang nantinya variabel yang ditulis sebelum tanda => akan dijadikan key, dan variabel yang ditulis setelah tanda => akan dijadikan value dari array tersebut.

 

Aturan Penulisan Perulangan Foreach di PHP

Setelah dibagian sebelumnya kita telah belajar beberapa contoh untuk menampilkan array dengan menggunakan foreach, kita akan bahas dulu konsep dari data array, array adalah tipe data yang memungkinkan kita untuk menyimpan data lebih dari satu dalam sebuah variabel.

Dalam array memiliki 2 bagian yaitu :

  • Key atau kunci yang merupakan index data dari array
  • Value merupakan isi dari masing – masing index array tersebut

Lalu perhatikan struktur dari penulisan foreach :

Keterangan :

  • $nama_array adalah nama dari variabel array yang datanya akan ditampilkan dengan menggunakan foreach.
  • $value adalah nama variabel yang digunakan untuk menyimpan data array dan nantinya variabel ini digunakan untuk menampilkan data di masing – masing index array, untuk bagian ini bisa diganti dengan nama lain tidak harus $value

Sehingga kalau kita sesuaikan dengan contoh sebelumnya :

Keterangan :

  • Kita menuliskan foreach($buah as $x) yang artinya kita akan menampilkan isi dari array $buah dengan menggunakan foreach, dan meletakkan value dari masing – masing index array $buah kedalam variabel $x
  • Sehingga untuk menampilkan isi dari array $buah kita gunakan variabel $x
  • Perulangan akan dilakukan sebanyak dari jumlah index array, sehingga kita tidak perlu mendefinisikan berapa kali perulangan akan dilakukan, seperti perulangan – perulangan lainnya.

 

Lalu berikutnya untuk contoh menampilkan isi array $siswa yang merupakan array associative, perhatikan keterangan dibawah ini :

Keterangan :

  • Pada perintah foreach kita menuliskan foreach($siswa as $key=>value)
  • $siswa adalah nama variabel array yang datanya akan kita tampilkan dengan menggunakan perintah foreach
  • variable $key akan digunakan untuk menyimpan nama kunci (key) dari masing – masing data array
  • variabel $value akan digunakan untuk menyimpan value dari masing – masing index array
  • untuk variabel $key dan $value bisa anda ganti dengan nama lain, tidak harus selalu $key dan $value
  • lalu untuk menampilkan isi dari array, variabel $key digunakan untuk menampilkan nama dari index/key (kunci) dari array, untuk menampilkan value dari dari array bisa menggunakan variabel $value

 

Jadi kurang lebih seperti itu teman – teman penjelasan dari penggunaan perulangan foreach untuk menampilkan isi data dari array, kita menyarankan untuk menggunakan perulangan foreach jika ingin menampilkan data dari array, jika ada yang ingin didiskusikan silahkan di kolom komentar, sekian dulu sampai jumpa di tutorial php part selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *