Tutorial Belajar PHP Part 15 – Mengenal Struktur Perulangan For pada PHP

Selamat datang lagi di warungbelajar, melanjutkan seri tutorial PHP, jika di tutorial sebelumnya kita telah belajar mengenai struktur logika dengan switch pada PHP, dalam tutorial kali ini kita akan membahas mengenai struktur perulangan For pada PHP.

Struktur perulangan atau biasanya dikenal istilah loop merupakan instruksi program yang digunakan untuk mengulangi beberapa baris perintah program yang anda tulis.

Untuk teman – teman yang masih bingung mengenai bagaimana konsep perulangan dilakukan, contohnya seperti ini, masih inget gak waktu sekolah dulu, kalau dihukum guru disuruh untuk nulis tulisan “Saya tidak akan lupa mengerjakan pekerjaan rumah” sebanyak 1000 kali.

Nah kalau cara manual anda harus menuliskan satu – persatu hingga ada 1000 baris, benar kan,, nah di pemrogaman itu ada fungsi yang bisa anda gunakan untuk mengulang perintah sebanyak yang anda ingin kan, dengan hanya menuliskan statement dalam hal ini tulisan “Saya tidak akan lupa mengerjakan pekerjaan rumah” satu kali saja, itu konsep sederhana dari perulangan di dalam pemrogaman.

 

Struktur perulangan atau loop pada PHP bisa anda lakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan menggunakan FOR, dalam tutorial part selanjutnya kita juga akan bahas mengenai perulangan menggunakan While DO, dan DO While.

Pada struktur perulangan FOR, terdapat 3 komponen yang perlu anda tulis antara lain :

  1. Kondisi awal dari perulangan
  2. perintah program yang akan dijalankan secara berulang
  3. kondisi yang harus terpenuhi agar perulangan berhenti

Sebagai contoh kita akan menuliskan tulisan “Saya tidak akan lupa mengerjakan pekerjaan rumah” sebanyak 10 kali dengan menggunakan perintah FOR, untuk kode programnya adalah sebagai berikut :

Hasilnya adalah sebagai berikut :

Keterangan : 

Pada Line 2 kita menuliskan fungsi for, pada fungsi for yang berada didalam tanda kurung pembuka dan penutup itu ada 3 parameter yang dipisahkan oleh tanda titik koma ( ; )

  1. $i = 1; adalah kondisi awal perulangan, dalam hal ini saya tuliskan variabel $i dengan nilai 1
  2. $i < 11; adalah kondisi akhir dimana perulangan akan berhenti, pada contoh ini dituliskan bahwa perulangan akan tetap berjalan ketika nilai variabel $i kurang dari 11
  3. $i++ adalah statement yang dilakukan setelah perulangan dilakukan, disitu kita menuliskan operator increment yang otomatis akan menambahkan nilai 1 setiap perulangan selesai dilakukan di variabel $i

dengan melihat isi parameter pada fungsi for, maka perulangan akan dilakukan sebanyak 10 kali, karena variabel $i awal bernilai 1, dan nilainya ditambah 1 setiap selesai perulangan terjadi, dan pada parameter kedua tertulis $i < 11; yang artinya perulangan akan terus dilakukan ketika nilai variabel $i kurang dari 11, sehingga perulangan tersebut akan dilakukan sebanyak 10 kali.

Pada line 4 kita tuliskan echo ” Saya tidak akan lupa mengerjakan pekerjaan rumah”; itu adalah statement yang akan dijalankan setiap perulangan dilakukan, serta ganti baris karena pada line 5 kita menuliskan code “<br/>”;

 

Struktur penulisan for pada PHP

Setelah anda melihat contoh sebelumnya mengenai perintah FOR, kita sudah mengetahui bahwa untuk penulisan for membutuhkan 3 kondisi, yaitu :

  • kondisi awal perulangan
  • statement yang dijalankan saat perulangan dilakukan
  • kondisi yang harus terpenuhi agar perulangan berhenti

Struktur penulisan perulangan for PHP sebagai berikut :

Keterangan :

Kondisi awal adalah kondisi awal pada saat perulangan dilakukan, anda bisa membuat variabel yang digunakan untuk menyimpan nilai awal, yang akan dibandingkan nilainya pada parameter kedua for, yang membuat perulangan dilakukan atau berhenti

Kondisi agar perulangan berhenti adalah kondisi yang harus dipenuhi agar perulangan dijalankan. selama kondisi yang dituliskan dibagian ini terpenuhi maka PHP akan tetap menjalankan statement yang dijalankan ketika perulangan berlangsung, kondisi ini biasanya membandingkan dengan variabel kondisi awal, semisal pada kondisi awal kita menuliskan $i = 1; lalu pada bagian kondisi agar perulangan berhenti kita tuliskan $i < 11; maka selama variabel $i nilainya kurang dari 11 maka perulangan akan tetap dijalankan.

Increment adalah bagian yang digunakan untuk menjadikan variabel kondisi awal agar dapat memenuhi kondisi agar perulangan berhenti, anda bisa melakukan increment ataupun decrement pada variabel kondisi awal.

Statement yang dijalankan ketika perulangan berlangsung, statement ini akan dijalankan ketika proses perulangan berlangsung. untuk statement ini ditulis diantara tanda kurung kurawal pembuka ( { ) dan tanda kurung kurawal penutup ( } )

Contoh penulisan :

Keterangan :

  • $i = 1; adalah kondisi awal
  • $i < 11; adalah Kondisi agar perulangan berhenti
  • $i++ adalah increment yang merupakan hal yang dilakukan ketika perulangan selesai dilakukan, dalam hal ini increment jadi nilai dari nilai kondisi awal akan ditambahkan.
  • echo ” Belajar PHP itu mudah’; adalah statement yang dijalankan setiap perulangan dilakukan.

 

Alternatif  Penulisan Strukutur perulangan For pada PHP

Anda juga menuliskan Struktur for dengan cara lain, yaitu dengan mengganti tanda kurung kurawal pembuka dengan tanda titik dua ( : ) dan tanda kurung kurawal dengan endfor;

contohnya seperti berikut ini :

Keterangan :

  • untuk statement pada for diawali dengan tanda titik dua ( : ) sebagai pengganti tanda kurung kurawal pembuka dan diakhiri dengan endfor; sebagai pengganti tanda kurung kurawal penutup

 

 

Contoh Lain untuk Perulangan For

  • Menuliskan Angka 1 – 15;

Untuk kode PHPnya adalah sebagai berikut :

Hasilnya adalah :

Keterangan :

  • kondisi awal dituliskan variabel $i dengan nilai 1, parameter kedua ditulis $i < 16 yang artinya perulangan dilakukan jika $i nilainya kurang dari 16, parameter ketiga ditulis $i++ yang artinya variabel $i akan ditambahkan nilainya 1 setiap perulangan, sehingga perulangan akan dilakukan 15 kali.
  • statement yang ditulis di Line 4 echo $i; sehingga menampilkan value dari variabel $i disetiap perulangan yang dilakukan, sehingga yang tampil adalah angka 1 – 15

 

  • Menampilkan angka 15 – 1

Sekarang kita akan menuliskan angka dari mulai 15 – 1, ini adalah kebalikan dari contoh sebelumnya, kode program adalah sebagai berikut :

Hasilnya adalah :

Keterangan :

  • Pada Line 2, kondisi awal (parameter 1) kita tuliskan variabel $i dengan nilai 15
  • lalu parameter 2 kita tuliskan $i > 0 artinya perulangan akan dilakukan jika $variabel $i > 0; (lebih besar dari angka 0)
  • lalu parameter 3 kita tuliskan $i– yang akan mengurangi variabel $i dikurangi 1 angka, disetiap perulangan,
  • pada line 4 dituliskan echo $i; yang akan menampilkan value dari variabel $i disetiap perulangan dilakukan.
  • sehingga akan menampilkan angka 15 – 1

 

  • Menampilkan angka 0 – 100, tapi yang ditampilkan adalah kelipatan 10

kode program adalah sebagai berikut :

Hasilnya adalah :

Keterangan :

  • Pada Line 2, kondisi awal (parameter 1) kita tuliskan variabel $i dengan nilai 0
  • lalu parameter 2 kita tuliskan $i < 101 artinya perulangan akan dilakukan jika $variabel $i < 101; (variabel $i kurang dari 101)
  • lalu parameter 3 kita tuliskan $i = $i + 10 yang akan menambahkan angka 10 didalam variabel $i; setiap perulangan selesai dilakukan
  • pada line 4 dituliskan echo $i; yang akan menampilkan value dari variabel $i disetiap perulangan dilakukan.
  • sehingga akan menampilkan angka 0 – 100, tetapi yang ditampilkan kelipatan angka 10

 

  • Perulangan didalam Perulangan (Nested Looping)

Anda bisa menuliskan perulangan didalam perulangan, contohnya kita akan menampilkan angka 1 – 10 disetiap baris, dan setiap baris ada 10 angka yaitu angka 1 – 10, kode progamnya adalah sebagai berikut :

Hasilnya adalah :

Keterangan :

  • Pada Line 2 kita membuat fungsi for dengan kondisi awal variabel $a dengan nilai 1; parameter 2 dituliskan $a < 11;  parameter ketiga $a++ berarti for pertama akan melakukan 10 kali perulangan.
  • nah dalam 10 kali perulangan tersebut kita buat for lagi didalamnya.
  • Pada Line 4 kita membuat fungsi for dengan kondisi awal variabel $b dengan nilai 1; parameter 2 dituliskan $b < 11;  parameter ketiga $b++ berarti for kedua akan melakukan 10 kali perulangan, pada line 6 kita tuliskan echo $b.”, “; yang akan menampilkan angka 1 – 10 pada perulangan kedua ini.
  • pada line 8 kita menuliskan echo “<br/>”; yang akan membuat ganti baris ketika for kedua selesai dilakukan.
  • sehingga akan menampilkan angka 1 – 10 sebanyak 10 baris

 

Baik sekian dulu teman – teman pembahasan mengenai struktur perulangan FOR pada PHP, jika ada yang ingin didiskusikan silahkan di kolom komentar, sekian dulu sampai jumpa di tutorial selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *