Mengenal & Menginstall Framework Codeigniter

Selamat datang di tutorial pertama warung belajar, yang membahas mengenai framework codeigniter, jika sebelumnya kita sudah banyak belajar mengenai pemrograman PHP, kali ini kita akan memulai seri tutorial baru, kita akan belajar mengenai framework codeigniter.

Codeigniter itu apaan sih ??

Codeigniter adalah salah satu framework php, saat ini banyak sekali framework php yang bisa anda gunakan, salah satunya adalah Codeigniter.

Lalu apa sebenarnya istilah framework ?

Dalam bahasa Indonesia framework artinya adalah kerangka kerja, jadi kalau disini peran dari framework php, adalah kerangka kerja yang dapat anda gunakan untuk mempermudah atau mempercepat proses pengembangan aplikasi berbasis web.

Sederhananya :

Jika anda membuat aplikasi berbasis web tanpa menggunakan framework atau biasanya disebut dengan PHP Native, anda perlu membuat fungsinya satu persatu dari nol.

Berbeda dengan menggunakan framework, jika anda menggunakan framework, maka fungsi – fungsi yang biasanya digunakan dalam proses develop aplikasi, telah disediakan, dalam framework sudah terdapat library – library yang sering digunakan programmer dalam proses develop aplikasi.

Baik udah mengertikan peran dari kenapa kita perlu menggunakan framework.

Berikutnya kita akan berkenalan dengan Framework Codeigniter.

 

Apa itu Codeigniter

Codeigniter merupakan salah satu framework php yang cukup popular, Codeigniter sudah mengusung pola design (Design Pattern) MVC (Model View Controller) bahkan anda bisa menggunakan pola design HMVC (Hierarchical model–view–controller) dengan menggunakan tambahkan library tertentu.

Codeigniter dirilis pertama kali pada tanggal 28 Februari 2006, saat tutorial ini dibuat codeigniter berada di versi 3.1.10

Dengan menggunakan codeigniter anda dapat membuat aplikasi berbasis web seperti :

  • Sistem Informasi
  • Portal Berita
  • Company Profile
  • E-Commerce
  • Blog
  • Serta beberapa jenis sistem informasi lainnya

 

Codeigniter juga memiliki kekurangan dan kelebihan, antara lain seperti berikut ini :

 

Kelebihan Codeigniter :

  • Ukuran dari framework cukup kecil hanya sekitar 2.6 MB, itupun didalamnya sudah terdapat dokumentasi dari penggunaan framework.
  • Codeigniter sudah mendukung database – database yang paling umum digunakan seperti MySQL
  • Codeigniter menjadi salah satu framework php yang paling cepat. Karena tidak menggunakan template engine dan ORM yang dapat memperlambat proses.
  • Komunitas CI di Indonesia sangat banyak, sehingga tutorial penggunaan CI sangat mudah dicari
  • Bagi Pemula, CI sangat mudah dipelajari daripada framework lainnya, karena Codeigniter tidak bergantung pada tool tambahan seperti composer, Template, Engine, dll.
  • Sedikit konfigurasi yang dibutuhkan untuk dapat digunakan, Codeigniter tidak membutuhkan konfigurasi yang rumit, bahkan anda dapat menjalankan tanpa melakukan konfigurasi apapun.

 

Kekurangan Codeigniter

  • Codeigniter tidak ditujukan untuk pembuatan aplikasi web dengan skala besar, codeigniter ditujukan untuk aplikasi dengan skala kecil ataupun menengah.
  • Library yang disediakan cukup terbatas, karena anda sulit mencari plugin tambahan yang terverifikasi secara resmi, karena pada situs codeigniter tidak menyediakan plugin – plugin tambahan yang digunakan untuk mendukung pengembangan aplikasi yang dibuat dengan codeigniter
  • Codeigniter dikembangan oleh Ellislab dan bukan oleh sebuah komunitas, sehingga update core engine tidak secepat framework lainnya.
  • Masih terdapat banyak kelonggaran pada saat coding, contohnya masih bebas menambahkan file – file tertentu

Baik setelah anda mengetahui kelebihan dan kekurangan codeigniter, berikutnya kita akan mulai untuk membuat project Codeigniter.

 

Membuat Project Codeigniter

Langkah – langkah yang harus anda lakukan untuk membuat project Codeigniter antara lain :

Download Codeigniter, untuk download codeigniter silahkan membuat website resmi codeigniter dan klik tombol tombol download

Setelah proses download codeigniter selesai, anda akan mendapatkan file zip dengan nama CodeIgniter-3.1.10.zip.

Berikutnya silahkan extract file tersebut ke dalam :

  • C:\xampp\htdocs (Jika menggunakan Xampp)
  • C:\wampp\www (Jika menggunakan Wampp)
  • \var\www\html (Jika menggunakan Linux)

 

Lalu silahkan rename folder tersebut dengan nama lain, semisal belajarcodeigniter

Untuk nama folder ini bisa anda sebuah dengan project yang anda kerjakan, dalam contoh ini kita buat sederhana saja.

Langkah berikutnya untuk mengakses project tersebut, silahkan buka browser dan akses alamat berikut ini : http://localhost/belajarcodeigniter

Nah sampai disini anda telah berhasil menginstall dari codeigniter.

 

Mengenal Struktur direktori di Codeigniter

Berikutnya kita akan mengenali struktur direktori dari codeigniter, untuk struktur direktori dari codeigniter adalah sebagai berikut :

Terdapat 3 direktori utama yaitu :

  • application
  • system
  • user_guide

Penjelasan lengkapnya adalah sebagai berikut ini :

  • Folder application berisi semua kode aplikasi, didalam folder ini kita akan menuliskan code – code untuk aplikasi yang kita bangun
  • Folder system berisi kode – kode inti dari framework Codeigniter, tidak disarankan untuk mengubah apapun di dalam direktori ini, jika anda ingin upgrade versi codeigniter, anda cukup replace direktori dengan versi yang baru.
  • Folder user_guide berisikan dokumentasi dari codeigniter, anda dapat menghapus direktori ini saat web sudah selesai dibuat.
  • File .editor_config berisi konfigurasi untuk text editor
  • File .gitignore berisi daftar file dan folder yang akan diabaikan oleh Git
  • File composer.json adalah file yang berisi keterangan project dan keterangan library yang digunakan, File ini dibutuhkan oleh composer
  • File contributing.md adalah file yang berisi penjelasan cara berkontribusi di project Codeigniter, anda bisa menghapus file ini, apabila web sudah selesai
  • File license.txt adalah file yang berisi keterangan lisensi dari Codeigniter
  • File readme.rst memiliki fungsi yang sama dengan file contributing.md, file ini berisi penjelasan dan informasi tentang project CI. Anda juga dapat menghapus file ini jika web sudah selesai dibuat.
  • File index.php adalah file utama dari Codeigniter, file inilah yang akan dibuka pertama kali saat website diakses

 

Berikutnya kita akan apa saja yang ada di direktori application, penjelasannya sebagai berikut :

  • cache berisi cache dari aplikasi.
  • config berisi konfigurasi aplikasi.
    • autoload.php tempat kita mendefinisikan autoload;
    • config.php berisi konfigurasi aplikasi;
    • constants.php berisi konstanta;
    • database.php berisi konfigurasi database aplikasi;
    • doctypes.php berisi definisi untuk doctype HTML;
    • foreign_chars.php berisi karakter dan simbol;
    • hooks.php berisi konfigurasi hooks;
    • index.html untuk mencegah direct access;
    • memcached.php untuk berisi konfigurasi untuk memcached;
    • migration.php berisi konfigurasi untuk migrasi;
    • mimes.php berisi definisi tipe file;
    • profiler.php berisi konfigurasi untuk profiler;
    • routers.php tempat kita menulis route aplikasi;
    • smileys.php berisi kode untuk emoji;
    • user_agents.php berisi definisi untuk user agents.
  • controller berisi kode untuk controller
  • core berisi kode untuk custom core
  • helpers berisi fungsi-fungsi helper.
  • hooks berisi kode untuk script hook.
  • language berisi string untuk bahasa, apabila web mendukung multibahasa.
  • libraries berisi library.
  • logs berisi logs dari aplikasi.
  • models berisi kode untuk model.
  • thrid_party berisi library dari pihak ketiga.
  • views berisi kode untuk view.
  • index.html file html untuk mencegah direct access.

 

Mengubah Tulisan Welcome to Codeigniter

Saat anda mengakses halaman awal project codeigniter, tampilannya adalah seperti berikut ini :

Itu adalah tampilan awal saat anda selesai menginstall codeigniter.

Berikutnya kita akan coba untuk mengganti tulisan Welcome to Codeigniter menjadi Selamat datang di warungbelajar.com

 

Langkah – langkahnya adalah sebagai berikut :

Silahkan buka file pada direktori application/views/welcome_message.php

Pada line 71 tuliskan “Selamat datang di warungbelajar.com”

Maka saat anda mengakses project codeigniternya tampilannya adalah sebagai berikut :

Penjelasannya :

File welcome_message.php adalah file yang diload oleh sebuah controller welcome, yang berada pada direktori application/controller/welcome.php

Mengenai apa itu controller kita akan pelajari dalam tutorial – tutorial selanjutnya.

Nah sekarang pertanyaannya kenapa kok controller welcome yang diakses saat project codeigniter kita diakses ?

hal tersebut dikarenakan settingan pada file router, settingan router berada di direktori application/config/routers.php

Keterangan :

Pada line 52 di settingan default_controller kita menuliskan welcome, yang artinya saat project codeigniter diakses maka yang akan diakses adalah controller welcome, dan controller welcome akan menjalankan function index, sehingga function index akan mengakses file welcome_message.php

 

Nah baik sekian dulu teman – teman pembahasan seri tutorial codeigniter pada part pertama, jika ada yang ingin didiskusikan silahkan di kolom komentar, sekian dulu tutorial kali ini sampai jumpa di tutorial selanjutnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.