Tutorial Belajar PHP Part 12 – Mengenal Array pada PHP

Selamat datang lagi teman – teman di warung belajar, melanjutkan seri tutorial pemrogaman PHP, pada part 12 kita akan belajar mengenai Tipe Data Array dan bagaimana cara menuliskan Array dalam PHP.

Secara sederhana Array adalah variabel yang bisa diisi oleh banyak data sekaligus, dan didalam array bisa terdiri dari beberapa kumpulan  tipe data.

Coba perhatikan contoh dibawah ini :

Semisal dalam sebuah kelas terdapat 5 orang siswa, lalu kita ingin menyimpan 5 nama orang siswa tersebut dalam variabel, maka penulisannya adalah sebagai berikut :

dengan cara diatas, anda perlu membuat 5 variabel untuk menyimpan 5 nama siswa, berikutnya perhatikan jika kita menyimpan data 5 nama siswa tersebut dengan array, anda hanya perlu menuliskan 1 variabel saja.

anda cukup menuliskan variabel dengan nama $siswa, lalu didalamnya buat array yang berisi data nama – nama siswa.

Lalu bagaimana nanti cara pemanggilannya, semisal kita ingin menampilkan nama Cika, maka caranya sebagai berikut  :

  • Jika menggunakan variabel tinggal tuliskan echo $siswa3;
  • Jika menggunakan array tinggal tuliskan echo $siswa[‘2’]; artinya memanggil data index 2 pada array $siswa

Bagaimana sudah paham kan untuk konsep awalnya, perbedaan antara penggunaan variabel dan array, berikutnya kita akan belajar mengenai Penulisan array di php.

 

Penulisan Array Pada PHP

Anda bisa menuliskan array pada php menggunakan 2 cara yaitu :

  • menggunakan fungsi array()
  • menggunakan tanda kurung siku [ ]

Perhatikan contoh dibawah ini :

Keterangan :

  • Pada Array $buah kita gunakan fungsi array() dan menuliskan isi array di dalam fungsi array, dengan pemisah tanda koma.
  • Pada Array $sayur kita gunakan tanda kurung siku [ ] dan menuliskan isi array diantara kurang siku pembuka ( [ ) dan kurung siku penutup ( ] )

 

 

Jenis Jenis Array

Setelah anda mengetahui bagaimana cara penulisan dari array, berikutnya kita akan belajar mengenai Jenis – Jenis Array, ada 3 jenis array dalam PHP antara lain :

  • Indexed Array
  • Associative Array
  • Multidimensional Array

Ilustrasinya adalah sebagai berikut :

 

 

Perbedaannya adalah :

  • Indexed array menggunakan index berupa angka, yang secara default diawali oleh index 0
  • Associative array menggunakan index yang bukan angka seperti pada Indexed Array
  • Multidimensional Array memungkinkan anda membuat array didalam array

 

Indexed Array

Indexed array adalah array yang memiliki index atau key berupa angka yang berurutan, untuk contohnya sebagai berikut :

Keterangan :

  • Pada array $siswa index array dimulai dari angka 0, jadi index [‘0’]=Anton, index [‘1’] = Budi, index  [‘2’] = Cika, sehingga ketika kita menuliskan $siswa[‘2’] yang tampil adalah Cika
  • Pada array $buah index array dimulai dari angka 1, karena untuk apel kita tuliskan index 1, sehingga ketika kita menuliskan $buah[‘2’] yang tampil adalah Pisang, jadi anda bisa mendeklarasikan nilai awal dari index
  • Pada array $sayur kita menuliskan index 10 adalah Buncis, sehingga saat kita menuliskan $sayur[’10’] yang tampil adalah Buncis, jadi anda bisa mendeklarasikan nomor index secara manual

 

Associative Array

Associative Array memiliki kesamaan dengan indexed array, yang berbeda hanyalah Associative array ini indexnya tidak berupa angka, sebagai contoh :

Keterangan :

  • Pada array $siswa dengan jenis Associative array kita menuliskan beberapa key, seperti id, nama, kelas, jenis_kelamin, dan agama, serta mengisikan nilai dimasing – masing key, sehingga ketika kita menuliskan $siswa[‘kelas’] maka yang tampil adalah 3mm1

 

Multidimensional Array

Multidimensional Array sederhanya adalah anda bisa membuat array didalam array, sebagai contoh perhatikan skrip dibawah ini :

Keterangan :

  • Kita membuat array $siswa yang didalamnya ada 2 index yaitu [‘0’] = ‘Anton’, dan [‘1’] = ‘Budi’.
  • Pada masing – masing value index kita buat array lagi didalamnya.
  • Sehingga jika kita ingin menampilkan jenis kelamin dari Anton, anda bisa menampilkannya dengan menuliskan $siswa[‘Anton’][‘jenis_kelamin’], semisal kita ingin menampilkan agama Budi maka tuliskan $siswa[‘Budi’][‘agama’];

 

Menampilkan data array dengan menggunakan foreach

Setelah anda belajar mengenai apa itu array dan beberapa jenis array, berikutnya kita akan belajar untuk menampilkan isi dari array dengan menggunakan perintah foreach, beberapa contohnya sebagai berikut :

  • Menampilkan data indexed array dengan foreach.
Hasilnya :

Keterangan :

  • Pada saat kita menggunakan foreach, kita extract array $siswa kedalam variabel $row, sehingga saat kita menuliskan echo $row; didalam foreach akan menampilkan data dalam array $siswa

 

  • Menampilkan Associative Array dengan foreach 
Hasilnya :

Keterangan :

  • Array $siswa di tampilkan dengan fungsi foreach, key dari array dijadikan variabel $key, dan value dijadikan variabel $value, sehingga jika ingin menampilkan nama key dan value tinggal menggunakan variabel $key dan $value didalam fungsi foreach

 

  • Menampilkan Multidimensional Array
Hasilnya :

Keterangan :

  • Karena kita menggunakan array multidimensi, maka foreach yang kita gunakan juga 2.
  • foreach pertama di line 19, akan mengextract data array $siswa menjadi variabel $name (berisi nama siswa), dan value ke variabel $data (berisi array dari siswa tersebut)
  • foreach kedua di line 23, akan extract dari variabel $data yang berisi array dari masing – masing siswa, lalu dijadikan variabel $key (untuk indexnya) dan variabel $value (untuk nilainya).

 

 

 

Menambahkan & Menghapus Element Pada Array

  • Menambah Element pada Array

Untuk menambahkan element pada array, kita bisa menggunakan tanda kurung siku, untuk contohnya perhatikan skrip dibawah ini :

Keterangan :

  • Pada Line 2 kita membuat array $bulan dengan value [‘0’] = Januari, [‘1’] = Februari
  • Pada Line 3 kita menambahkan element dengan code $bulan[] = ‘Maret’ yang akan menempati index ke [‘2’], sehingga ketika kita mengakses $bulan[‘2’] akan menampilkan Maret

 

Ini contoh untuk array associative

Keterangan :

  • Kita menambahkan element array dengan index [‘alamat’] dan value ‘Sedati Gede’ pada Line 7, sehingga ketika dipanggil $siswa[‘alamat’] akan menampilkan value ‘Sedati Gede’

 

 

  • Mengurangi Element pada Array

Untuk mengurangi nilai pada element array, anda bisa menggunakan 2 cara :

  • Menggunakan fungsi unset()
  • Menggunakan fungsi array_slice()

Contoh menggunakan fungsi unset() :

Keterangan :

  • Pada line 3 kita menggunakan fungsi unset untuk menghapus element array siswa index [‘2’]
  • Pada line 6 kita menggunakan fungsi unset untuk menghapus element array komputer index[‘memory’]

 

Contoh menggunakan fungsi array_slice()

Hasilnya :

Keterangan :

  • Pada line 3 kita menuliskan array_slice($angka,2,3) artinya kita memanggil element array $angka dari mulai index[‘2’] sebanyak 3 element, jadi yang diambil adalah index [‘2’] hingga index[‘4’], jadi yang tersisa di array $hasil valuenya ‘tiga’,’empat’,’lima’

 

Baik kurang lebih seperti itu teman – teman pembahasan warung belajar mengenai Tipe Data Array dan bagaimana cara menuliskan Array dalam PHP., jika ada yang ingin didiskusikan silahkan di kolom komentar, sekian dulu sampai jumpa di seri tutorial PHP part selanjutnya.

2 thoughts to “Tutorial Belajar PHP Part 12 – Mengenal Array pada PHP”

    1. Terima kasih mas sudah berkunjung, semoga bisa bermanfaat tutorial kita, saya sudah berkunjung mas, semoga bisnisnya selalu lancar, amin

Leave a Reply to krestiana Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *